Ujian JPJ 100 poin, 0 poin = gagal. Berikut penyebab gagal umum.
Sumber: Standar penilaian JPJ | Terakhir diperbarui: Sept 2026
Penyebab gagal: tanjakan mati 5 poin, parkir/3Penjuru garisan 5 poin, tidak sinyal 3 poin, kecepatan/lampu merah langsung gagal. 100 poin, 0 = gagal.
Mati enjin saat menanjak dikenakan penalti 5 poin. Jika sering mati enjin atau mundur terlalu jauh, bisa gagal.
Saat latihan, fokuslah pada kontrol kopling dan temukan titik semi-kopling (half-clutch).
Parkir samping (Side Parking) atau 3 Penjuru melewati garis dikenakan penalti 5 poin. Jika sering melewati garis, poin tidak cukup maka gagal.
Saat latihan, perhatikan titik referensi dan kendalikan setir dengan baik.
Saat mulai bergerak, pindah jalur, atau berbelok tanpa lampu sein dikenakan penalti 3 poin/kali.
Biasakan selalu menyalakan lampu sein saat ujian, meskipun tidak ada kendaraan lain di sekitar.
Melebihi batas kecepatan saat ujian akan mengurangi banyak poin, dan jika sangat parah bisa langsung gagal.
Perhatikan rambu batas kecepatan di pinggir jalan dan tetap dalam batas yang ditentukan.
Ya. Menerobos lampu merah saat ujian langsung gagal, tanpa kesempatan ujian ulang.
Saat melewati persimpangan, selalu kurangi kecepatan dan pastikan lampu hijau sebelum melanjutkan.
Bisa. Setelah gagal ujian, tunggu sekitar 1-2 minggu untuk ujian ulang. Ujian ulang dikenakan biaya lagi.
Tidak ada batasan jumlah ujian ulang, tetapi setiap kali harus mengikuti seluruh prosedur dari awal.
Dalam ujian JPJ, melewati garis saat parkir samping (Side Parking) termasuk kesalahan ringan (Kesalahan Kecil), tidak langsung menyebabkan gagal, tetapi akan dikurangi poin. Setiap kali melewati garis dikurangi 2 poin, dan jika total pengurangan melebihi 20 poin maka gagal. Jika melewati garis sangat parah hingga roda keluar sepenuhnya atau menabrak pembatas, bisa dianggap sebagai tindakan berbahaya (Kesalahan Membahayakan) dan langsung gagal. Disarankan menjaga kecepatan rendah dan memanfaatkan kaca spion serta titik referensi.
Melewati garis saat 3 Penjuru (tiga titik putar balik) termasuk kesalahan ringan, dikurangi 2 poin setiap kali, tidak langsung menyebabkan gagal. Namun, jika saat melewati garis tidak memperhatikan situasi lalu lintas atau menyebabkan bahaya, bisa dianggap sebagai kesalahan berat (Kesalahan Membahayakan) dan gagal. Saat ujian, jika melewati garis tetap tenang dan lanjutkan operasi, hindari kesalahan kedua. Jika total pengurangan poin melebihi 20, maka keseluruhan ujian gagal.
Z弯(Zig-Zag)和S弯(S Shape)压线属于轻微失误,每次扣2分,不会直接导致不及格。但若压线时车速过快或车辆失控,可能被判定为危险操作而不及格。这两项主要考察车辆控制和视线判断,建议以低速(1档或2档)通过,保持车头对准弯道内侧,避免急打方向盘。
Part C(道路驾驶)考官最看重安全意识和交通规则遵守。具体包括:1)是否礼让行人和其他车辆;2)是否遵守交通信号和标志;3)是否合理使用转向灯和后视镜;4)车速是否与路况匹配;5)变道和转弯时是否观察盲区。安全失误(如闯红灯、危险超车)会直接导致不及格,而轻微失误(如忘记打灯)每次扣2分。
Part C转弯忘记打转向灯属于轻微失误,每次扣2分,不会直接导致不及格。但若多次忘记打灯,累计扣分超过20分则不及格。此外,若因未打灯导致其他车辆紧急刹车或造成危险,可能被判定为严重失误而不及格。建议养成转弯、变道前先打灯的习惯,并确保灯亮3秒后再操作。
Part C超速是否挂科取决于超速程度。若超速不超过限速的10km/h,属于轻微失误,每次扣2分;若超速超过限速的10km/h,则属于严重失误(Kesalahan Membahayakan),直接不及格。考试路段通常限速30-50km/h,建议全程控制车速在限速范围内,下坡时注意轻踩刹车。
Part C闯红灯属于严重失误(Kesalahan Membahayakan),会直接导致不及格。JPJ规定,任何违反交通信号灯的行为都被视为危险驾驶,考官会立即终止考试。即使黄灯时通过,若考官认为不安全也可能扣分。建议接近路口时提前减速,观察信号灯变化,确保绿灯且安全时再通过。
可以申诉。若考生认为考试结果有误或考官评分不公,可在考试结束后24小时内向JPJ或驾校提出书面申诉(Rayuan)。申诉需附上考试记录和具体理由,JPJ会安排复核或重考。但需注意,申诉成功率较低,除非有明确证据(如考官操作失误或设备故障)。建议先与驾校教练沟通,了解具体扣分原因。
路考最容易挂科的项目是Part C道路驾驶,尤其是:1)路口转弯时未观察交通情况;2)变道未打灯或未检查盲区;3)车速控制不当(过快或过慢);4)未礼让行人或优先车辆。此外,Part B中的侧方停车和坡道起步也是常见挂科点。建议多进行模拟考试,熟悉考试路线和常见陷阱。
Penyebab utama mesin mati saat start di tanjakan adalah kontrol kopling yang kurang tepat. Solusinya: 1) Tarik rem tangan, injak kopling dan rem; 2) Lepaskan kopling perlahan hingga titik setengah kopling (body mobil bergetar ringan); 3) Lepaskan rem, sambil injak gas ringan (sekitar 1500-2000 rpm); 4) Setelah memastikan mobil memiliki tenaga maju, baru lepaskan rem tangan. Jika mesin mati, segera injak rem dan tarik rem tangan, lalu mulai lagi. Dalam ujian, mesin mati satu kali dikurangi 2 poin, tetapi jika mobil mundur lebih dari 30cm akan dikurangi lebih banyak poin.
Melewati garis saat parkir samping biasanya disebabkan oleh titik acuan yang kurang tepat atau kecepatan terlalu tinggi. Saran: 1) Atur kursi dan spion agar pandangan jelas; 2) Ingat titik acuan yang diajarkan instruktur (misalnya sudut mobil sejajar dengan tiang pembatas); 3) Kontrol kecepatan sangat lambat (setengah kopling atau idle) agar mudah dikoreksi; 4) Putar setir dengan cepat dan tepat, waktu pengembalian setir harus akurat; 5) Perbanyak latihan untuk merasakan posisi mobil. Jika melewati garis, dalam ujian dikurangi 2 poin setiap kali, tetapi tidak langsung gagal, tetap tenang dan selesaikan.
3 Penjuru (putar balik tiga titik) sering gagal biasanya karena penilaian ruang yang kurang akurat atau urutan operasi yang kacau. Saran: 1) Hafalkan langkah operasi: nyalakan sein kanan → berhenti di sisi kanan → nyalakan sein kiri → belok kiri hingga ujung depan mobil mendekati tepi jalan → nyalakan sein kanan → mundur belok kanan → maju lagi hingga selesai; 2) Kontrol kecepatan sangat lambat, perhatikan lalu lintas sebelum setiap gerakan; 3) Gunakan spion dan titik acuan ujung depan mobil untuk menilai jarak; 4) Jika melewati garis atau belum selesai, jangan panik, penguji mengizinkan satu kali percobaan ulang (tetapi akan dikurangi poin). Perbanyak latihan untuk meningkatkan peluang lulus.
不会直接挂科,但会扣分。熄火一次扣2分,若未拉手刹或后溜超过50cm,可能直接不及格。保持冷静,立即踩刹车、拉手刹,重新起步即可。
Ujian JPJ 100 poin, 0 poin = gagal. Berikut penyebab gagal umum.
Sumber: Standar penilaian JPJ | Terakhir diperbarui: Sept 2026